Tuesday, January 13, 2009

Bercerita Tentang Nanoteknologi

Apa sudah jadi dengan dunia ini. Teknologi sudah semakin canggih dan maju. Betul sudah, teknologi telah diciptakan untuk mengefisiensikan kerja manusia dan memudahkan semua hal. Teknologi mikro (microtechnology), dalam beberapa dekade ini telah mengalami peralihan ke generasi yang lebih kecil yang biasa dikenal sebagai teknologi nano (nanotechnology). Tak ayal lagi, trend nanotech dilirik oleh semua industri untuk menambah nilai jual produk mereka di pasaran. Semua produk pun sekarang ini selalu menambahkan perkataan “nano” dalam labelnya, tentu saja ini akan meningkatkan animo masyarakat terhadap produk tersebut, dengan anggapan produk itu sedikit lebih maju menggunakan teknologi mutakhir.

Bicara ukuran nano (10‑9m), berarti kita membicarakan bahan atau sesuatu dalam skala yang sangat kecil. Apakah anda tahu segimana ukuran 1-100 nanometer itu?. Kita bisa mengambil contoh dengan rambut kita. Rambut kita berukuran 60 mikron, terus dibagi menjadi 1000 kali lebih kecil, itulah ukuran sebenarnya bahan berskala nanometer itu. Sangat kecil memang, tapi kita masih bisa melihat benda atau bahan tersebut dengan menggunakan peralatan canggih seperti Scanning Electron Microscopy (SEM). Dengan bantuan SEM kita bisa melihat dengan jelas struktur permukaan, dan benda-benda yang berukuran nano itu sendiri.

Semua produk pun mulai memanfaatkan teknologi ini dalam pengembangannya. Mulai dari produk alat kecantikan, seperti krim sunblock sampai kepada piranti elektonika. Dan terakhir, nanotech sedang booming dimanfaatkan dalam bidang medis untuk mendeteksi dini kanker serta menghancurkan sel-sel yang meracuni tersebut dengan memanfaatkan nano mesin.

Berbagai macam tipe dari bahan nano ini telah dikembangkan oleh peneliti di seluruh dunia, mulai dari nanorod (tabung nano), nanowires (kabel nano), tabung nano karbon (Carbon Nano Tube; CNT). Perubahan ukuran dari skala makro ke skala mikro, bahkan skala nanometer menjadikan perubahan yang cukup signifikan terhadap sifat-sifat bahan. Kalau dalam skala biasa, pergerakan atau sifat bahan masih dipengaruhi oleh Hukum Newton (Fisika Klasik), sedangkan untuk skala ini tidaklah berlaku lagi, dan yang terpakai adalah mekanika kuantumnya Edwin Schrodinger dan kawan-kawan. Dan permainan untuk mengutak atik sifat dan kelakuan bahan ini lah yang menjadikan bahan bisa diaplikasikan untuk keperluan tertentu.

No comments:

Post a Comment